Sunday, October 30, 2011
Search Engine Optimation
Search Engine Optimization (SEO)
Dengan ada nya pencarian secara online, yang mencapai angka 14 miliar, setiap bulannya, serta situs media sosial sebagai populasi pesaing dari negara-negara besar, maka muncul lah kesempatan yang tidak terbatas. Tapi untuk meraih keuntungan dari kesempatan tersebut, sangat lah penting untuk berada pada peringkat atas dalam mesin pencarian., memanfaakan media sosial serta iklan yang dibayarkan per klik (pay per click advertising), dan untuk memastikan website anda merubah pengunjung menjadi pembeli. Jika anda tidak mengerti bagaimana cara sukses menerapkan strategi ini, maka konsumen anda akan pergi ke pesaing anda sebagai ganti nya.
What
Optimisasi mesin pencari adalah metode untuk menempatkan website pada peringkat tinggi dalam mesin pencari, seperti Google, Yahoo atau Bing. Sebuah optimasi promosi melalui mesin pencari menggabungkan optimasi promosi on-situs dengan taktik optimasi off-site, yang berarti anda membuat perubahan ke situs sambil membangun portofolio untuk meningkatkan peringkat organik anda. Ketika pengguna internet mencari produk atau jasa, website harus menjadi yang pertama yang mereka temukan. SEO membantu mesin pencari mengenali relevansi untuk kata kunci tertentu yang dicari orang secara online. Optimasi mesin pencari proses mencakup meneliti kata kunci, membuat konten, membangun hubungan dan memastikan situs web Anda terlihat di mesin pencari.
Tuesday, October 18, 2011
E-commerce? Why Not..

What..
Secara umum dapat di artikan sebagai proses transaksi jual beli secara elektronik melalui media internet. Dapat juga di artikan sebagai tata cara perdagangan barang dan jasa yang menggunakan media telekomunikasi yang berbasis internet.
Sedangkan menurut David Baum, pengertian dari E-commerce adalah, "E-Commerce is a dynamic set of technologies, applications, and business process that link enterprise, consumers, and communities through electronic transactions and the electronic exchange of goods, services, and information ", dimana dapat diartikan bahwa E-commerce adalah satu set teknologi dinamis , aplikasi dan proses bisnis yang menghubungkan perusahaan, konsumen dan komunitas tertentu melalui transaksi elektronik dan perdagangan, pelayanan serta informasi yang dilakukan secara elektronik (David Baum dalam Onno W. Purbo, 2000 : 2).
Karakteristik E-commerce
- Transaksi tanpa batas.
- Transaksi anonim
- produk digital dan non digital
- produk barang tak berwujud
Jenis-jenis Transaksi E-commerce
1. Business to Business (B2B)
- Trading partners yang sudah saling mengetahui dan antara mereka sudah terjalin hubungan yang berlangsung cukup lama.
- Pertukaran data dilakukan secara berulang-uylang dan berkala dengan format data yang telah disepakati bersama.
- Salah satu pelaku tidak harus menunggu rekan mereka lainnya untuk mengirimkan data.
- Model yang umum digunakan adlah peer to peer, dimana processing intelegence dapat di distribusikan di kedua pelaku bisnis.
2. Business to Consumer (B2C)
- Terbuka untuk umum, dimana informasi disebarkan secara umum pula.
- Servis yang digunakan juga bersifat umum, sehingga dapat digunakan oleh orang banyak.
- Servis yang digunakan berdasarkan permintaan
- Sering dilakukan sistem pendekatan client-server
Monday, October 17, 2011
Decision Support System (DSS)

SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN (DECISION SUPPORT SYSTEM (DSS))
PEMBUATAN KEPUTUSAN
Dalam pembuatan keputusan ada dua orang yang mengartikan artian pembuatan Keputusan yaitu Simon dan Mintzberg
1. Keputusan menurut Simon
Dalam bukunya terbitan Tahun 1977, simon menguraikan istilah keputusan menjadi Keputusan terprogram dan Keputusan tak terprogram Keputusan terprogram yaitu bersifat berulang-ulang dan rutin. pada suatu tingkat tertentu dan prosedur telah di tetapkan untuk menanganinya sehingga ia dianggap suatu denovo (yang baru) setiap kali terjadi.
Keputusan tak terprogram yaitu bersifat baru, tidak terstruktur, dan biasanya tidak urut. Ia juga menjelaskan bahwa dua jenis keputusan tersebut hanyalah kesatuan ujung yang terangkai secara hitam putih, sifatnya begitu kelabu atau tak jelas, namun demikian konsep keputusan terprogram dan tak terprogram sangatlah penting, karna masing-masing memerlukan teknik yang berbeda.
Kontribusi Simon yang lain adalah penjelasan mengenai empat fase yang harus di jalani oleh Manajer dalam menyelesaikan masalah, fase tersebut adalah :
- Aktivitas intelegensi, yaitu mencari kondisi dalam lingkungan yang memerlukan pemecahan
- Aktivitas disain, yaitu menemukan, mengembangkan, dan menganalisis kemungkinan tindakan yang akan dilakukan.
- Aktivitas pemilihan, yaitu menentukan cara tindakan cara tertentu dari beberapa cara yang sudah ada.
- Aktivitas peninjauan kembali, yaitu memberikan penilaian terhadap pilihan yang telah dilakukan.
Subscribe to:
Posts (Atom)

